Motor Masa Depan Siap Pakai Perangkat Canggih untuk Panggil Ambulance

Perkembangan teknologi kini beri tambahan fitur keselamatan yang dimaksudkan safety baik terhadap mobil maupun motor. Perangkat layaknya jam tangan pintar, kalau telah punyai fitur faedah SOS yang memperingatkan layanan darurat perihal potensi insiden.

Kerap jam tangan telah memanfaatkan aplikasi berbasis akselerometer, yaitu perangkat yang dapat mendeteksi, kala pengendara terjatuh dan check-in sebelum mengirim pemberian kepada korban.

Baca termasuk : MotoGP 2021: Orang Mulai Lupa Siapa Marc Marquez Sebenarnya
Meskipun demikian, sebagian besar populasi pemotor tidak mau atau tidak dapat membeli perangkat kecil layaknya itu, gara-gara harganya yangb mahal. Untuk mengakibatkan teknologi tersedia bagi semua orang, Uni Eropa mewajibkan agar kendaraan dibekali dengan sistem eCall atau panggilan Darurat, untuk semua sepeda motor yang dijual di Eropa.

Perangkat eCall, sebagai layanan darurat, sebetulnya telah dulu diciptakan perusahaan teknologi Jerman BOSCH terhadap 2018. Dari data yang ada, dengan eCall, 2.500 pemotor dapay diselamatkan dari fatalitas kecelakaan dan cedera serius, gara-gara segera memindai korban kecelakaan dan mendapatkan pemberian pertama sesegera mungkin Karoseri Ambulance .

Baca termasuk : Tinggal Seminggu, Bikers Maxi Yamaha Masih Berkesempatan Menangkan Hadiah Menarik!
Beberapa merek menjadi mengembangkan eCall untuk keperluan pemindai kecelakaan motor tersebut. Salah satunya adalah BMW dan BOSCH. Ada termasuk perusahaan teknologi lain layaknya LoJack.

BMW, misalnya, telah tawarkan fitur Panggilan Darurat Cerdas terhadap jenis tertentu. Harganya berkisar USD 353 atau Rp 5,1 juta hingga USD 471 atau Rp 6,8 juta. LoJack mengembangkan perangkat tertentu ini dengan harga USD 470 atau Rp 6,8 juta dengan termasuk langganan tahunan.

Baca termasuk : Ini Fitur Baru Pemantau Jarak ala Suzuki untuk Kenyamanan Berkendara
Bosch dan Continental kala ini tengah mengembangkan unit yang punyai fungisi yang mirip untuk dijual ke pabrikan sepeda motor. Selainn itu, tersedia Yamaha yang termasuk merencanakan untuk mengakibatkan program eksklusif untuk pengembangan perangkat selanjutnya yang dapat dipasang di jajaran produknya.

Dalam perangkat yang dikembangkan Yamaha, sepeda motor nantinya, tidak cuma menghubungi petugas operator tapi termasuk mengaktifkan hazard, lampu depan, dan klakson untuk menarik perhatian orang yang melintas kala pengedaranya mengalami kecelakaan.

Lain ulang dengan Bosch dan LoJack, mereka memanfaatkan jaringan smartphone pengguna melalui Bluetooth kala sistem Dekra memanfaatkan headset tertentu untuk komunikasi pengendara agar dapat melaporkan titik kecelakaannya yang kemudian dapat dilacak melalui map.

Pengujian terhadap sistem dan perangkat canggih ini dijadwalkan untuk 2021, tapi gara-gara pandemi yang tengah berlangsung mengakibatkan pengujian kudu tertunda. Setelah evaluasi praktis berlangsung, perangkat yang punyai faedah layaknya eCall segera ada di pasaran.

Dengan perangkat ini, dikehendaki pemotor akan lebih aman dalam berkendara sekalipun kala mengalami crash. Dengan begitu, keselamatan pemotor lebih terjamin.

Saat ini, banyak perusahaan yang telah mengembangkan unit mereka sendiri. Teknologi telah siap diadopsi secara massal dalam kala singkat. (elk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *